Pengertian Bahasa Pemrograman Java: Fungsi, Contoh, Kelebihan & Kekurangan

Pengertian Java – Bagi Anda yang berkutat dengan pemrograman komputer pasti sudah tidak asing dengan istilah Java. Untuk memberikan pengetahuan lebih, berikut ini akan dijelaskan lebih detail tentang bahasa pemrograman ini, mulai dari pengertian Java, fungsi hingga kelebihan dan kekurangannya.

Java ini adalah salah satu bahasa pemrograman yang dianggap powerful karena mrupakan bahasa pemrograman yang bersifat multiplatform. Selain itu, library yang dimilikinya juga terbilang lengkap. Karena itulah, Java ini menjadi bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh para programmer.

Pengertian Java

Pengertian Java

Pengertian Java adalah sebuah bahasa pemrograman umum tingkat tinggi yang dipakai untuk membuat beragam aplikasi.

Bahasa pemrograman pada Java berorientasi pada object. Sementara programnya tersusun dari kelas-kelas atau bagian-bagian tertentu. Kelas ini sendiri terdiri atas metode-metode yang bertugas melakukan pekerjaan kemudian mengembalikan informasi setelah pekerjaan tersebut selesai.

Java ini adalah bahasa pemrograman yang non-spesifik atau bersifat umum. Artinya, bahasa pemrograman Java yang berorientasi pada object (OOP) bisa dijalankan untuk berbagai platform atau sistem operasi. Selain itu, OOP juga memungkinkan program komputer sebagai kelompok-kelompok objek yang bisa saling berinteraksi.

Sementara itu, Object Oriented Programming (OOP) ini berperan untuk mengorganisir program sebagai sebuah kumpulan komponen yang kemudian disebut sebagai objek. Object-object tersebut sifatnya independen, dapat berkomunikasi dengan object lain dengan aturan-aturan tertentu.

Pengertian Java Menurut Para Ahli

  • Menurut Kurniawan dkk (2011:3) – “Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan diberbagai perangkat komputer, termasuk pada ponsel. Dikembangkan oleh Sun Microsystem dan dirilis pada 1995”.
  • Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2013:103)  – “Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan”.

Fungsi Java

Fungsi Java

Dalam pembuatan aplikasi, bahasa pemrograman Java memiliki banyak fungsi sehingga membuatnya lebih sering digunakan oleh para programmer. Seperti beberapa fungsi berikut yang juga menjadi alasan mengapa Java cenderung lebih banyak digunakan.

1. Dapat Digunakan Diberbagai Sistem Operasi

Fungsi dan alasan utama menggunakan pemrograman Java adalah dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi. Bahasa pemrograman Java yang bersifat independen adalah salah satu faktor yang memungkinkan hal tersebut.

Baca Juga  √ Pengertian Mouse: Sejarah, Fungsi, Jenis, Cara kerja & Gambar Mouse

Tak hanya itu saja, Java juga memiliki variabel yang ukurannya sama dengan beragam platform. Variabel yang dimiliki Java bertipe integer yang memiliki ukuran yang sama. Apabila dijadikan sebuah file, maka file yang dibuat tersebut pun dapat digunakan di perangkat apapun.

2. Berfokus pada Objek

Alasan selanjutnya mengapa Java banyak digunakan sebagai bahasa pemrograman adalah karena bahasa pemrograman ini hanya berfokus pada objek.

Karena itu, Java diklaim sangat ampuh dalam pengembangan sekaligus organisasi perangkat lunak. Ketika hanya berfokus pada objek, maka program komputer tersebut bisa saling berkomunikasi.

3. Penggunaan Bahasa yang Relatif Sederhana

Fungsi berikutnya adalah penggunaan bahasa pada Java yang sederhana. Dibandingkan bahasa pemrograman lain, Java memang lebih sederhana karena penggunaan sintaks yang mirip dengan C++.

Namun pada Java, sintax yang digunakan sudah diperbaiki, terutama pada bagian multiple inheritance dan penggunaan pointer yang cenderung rumit. Java juga memakai fitur memory garbage dan automatic memory allocation yang semakin memudahkan pekerjaan.

4. Pengamanan Java yang Ketat

Fungsi lain yang bisa didapatkan dari bahasa pemrograman Java adalah fungsi keamanannya. Java terkenal sebagai bahasa pemrograman dengan pengamanan ketat.

Setidaknya ada 3 sistem pengamanan yang digunakan untuk mengamankan sistem dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

  • Class Louder

Sistem pengamanan ini bertugas menangani pegamanan kelas Java ke runtime interpreter.

  • Bytecode Verifier

Bytecode verifier ini mampu membaca bytecode sebelum dijalankan. Dengan begitu dijamin bahwa bytecode dapat memenuhi aturan dasar yang diterapkan pada Java.

  • Management Keamanan Aplikasi

Management keamanan berikutnya berfungsi untuk menangani keamanan pada tingkat aplikasi. Caranya adalah dengan mengendalikannya. Dengan begitu program tersebut dapat menentukan apakah boleh mengakses sumber daya lain seperti sistem window, sistem file dan port jaringannya.

5. Dukungan Sistem Exception-Handling

Bahasa pemrograman Java juga memberikan dukungan berupa mekanisme exception-handling yang sangat diandalkan. Mekanisme ini menyediakan cara yang bisa digunakan untuk memisahkan antara bagian kode normal dan penanganan kesalahan.

Kode-kode tersebut kemudian dituntun menuju struktur kode program yang lebih bersih. Jika ditemukan kesalahan, Java sendiri yang akan membuat exception. Exception ini dapat dikelola program tanpa menyebabkan dampak yang justru lebih buruk.

Baca Juga  √ Perangkat Input dan Output I/O: Fungsi dan Contoh Lengkap

6. Daftar Library yang Lengkap

Bahasa pemrograman Java ini memiliki library atau daftar perpustakaan yang terbilang lengkap. Jadi, para programmer dapat membuat aplikasi sesuai keinginan. Padahal tidak semua bahasa pemrograman mempunya database sesuai yang diinginkan dan dibutuhkan oleh programmer. Karena alasan ini pulalah Java menjadi cukup populer.

Kelebihan dan Kekurangan Java

Kelebihan dan Kekurangan Java

Bahasa pemrograman Java memiliki banyak kelebihan yang membuatnya menjadi salah satu bahasa pemrograman favorit programmer. Meskipun begitu, ada pula kekurangan yang menjadi point yang harus diperhatikan oleh programmer saat menggunakan bahasa pemrograman ini.

Kelebihan bahasa pemrograman Java :

1. Multiplatform

Kelebihan yang paling menguntungkan dari Java adalah karena bahasa pemrograman ini sifatnya multiplatform. Artinya, Java ini bisa dipakai di platform apapun dan sifatnya universal. Hal ini sangat memudahkan bagi para pengembang aplikasi saat menggunakannya.

2. Mudah Dikembangkan

Kelebihan utama penggunaan Java sebagai bahasa pemrograman adalah karena Java ini lebih mudah dikembangkan. Dengan keunggulannya ini, para pengembang bisa lebih bebas dalam mengembangkan aplikasinya.

3. Mendukung Aplikasi Berorientasi Usability

Java menawarkan kelebihan untuk para programmer yang hendak membuat aplikasi berorientasi usability. Aplikasi yang dibuat dengan Java dapat digunakan pada platform apapun. Hal inilah yang berkaitan dengan kegunaan atau usability dari aplikasi yang dikembangkan tersebut.

4. Lebih Mudah Menyusun Script

Saat menggunakan Java, kelebihan lain yang bisa Anda dapatkan adalah kemudahan dalam mempelajarinya. Saat menyusun sebuah program, seorang programmer harus menggunakan script di dalamnya supaya program tersebut dapat dijalankan.

Script yang digunakan ini akan lebih mudah dipelajari saat menggunakan Java. Karena itu, programmer pemula pun bisa menggunakan bahasa pemrograman ini untuk membuat aplikasi yang diinginkannya.

5. Berorientasi Pada Objek

Kelebihan terakhir dari Java sebagai bahasa pemrograman yang banyak digunakan adalah karena Java ini lebih berorientasi pada objek. Artinya, setiap aplikasi yang dikembangkan dengan Java dapat disesuaikan dengan objeknya atau bisa disesuaikan denvan user interface atau Tampilan aplikasi yang dikembangkan tersebut.

Kekurangan bahasa pemrograman Java :

Baca Juga  √ PENGERTIAN IC (Integrated Circuit): Fungsi, Jenis-Jenis dan Cara Kerja

1. Java Relatif Lebih Mudah Didekompilasi

Dekompilasi bisa bermakna pengambilan source code. Karena pengambilan source yang relatif lebih mudah ini, menjadi satu kekurangan Java yang cukup dipertimbangkan saat digunakan oleh para programmer.

2. Menggunakan Memori Lebih Besar

Sudah tidak diragukan lagi jika Java menawarkan fitur yang sangat beragama dalam pengembangan sebuah program atau aplikasi. Dari kemudahan penyusunan script atau fiturnya yang berorientasi objek, semuanya bisa Anda dapatkan pada Java ini.

Sayangnya, dengan semua fitur tersebut, harus diimbangi pula dengan penggunaan memori yang relatif lebih besar. Karena itu, ketika akan menggunakan bahasa pemrograman ini, para programmer harus siap dengan kapasitas memori lebih.

Contoh Program Java Framework

Ada beberapa framework yang dibuat dengan menggunakan Java. Framework sendiri adalah komponen pemrograman yang sudah siap digunakan kapan saja karena sudah jadi.

Jika Anda ingin membuat website dengan menggunakan Java, berikut ini adalah beberapa contoh framework yang sering digunakan.

1. JSP (Java Server Page)

JSP ini adalah framework yang lumayan terkenal untuk mengembangkan sebuah aplikasi web. Apabila Anda sudah biasa menggunakan Java, maka saat menggunakan framework ini pun tak akan mengalami kesulitan yang berat.

JSP ini juga memiliki performa yang tergolong baik. Hal ini karena di dalam JSP sudah terjadi proses compile menjadi servlet-class yang siap dijalankan.

2. Vaadin Framework

Framework satu ini dibekali keunggulan dengan adanya kode yang mirip dengan source code pada Java SE. Jika Anda pernah menggunakan swing, maka Anda pun tidak akan mengalami kesulitan yang berarti saat menggunakan Vaadin ini.

3. Spring MVC

Spring MVC ini adalah framework open source yang sudah dirilis sejak 2003 lalu. Dasar pemrograman tang digunakan adalah berbasis objek. Tak hanya itu saja, Spring MVC ini juga memungkinkan pengembang untuk bekerja dengan memanfaatkan library ataupun teknologi dari pihak ketiga.


Dari pengertian Java beserta fungsi, serta kelebihan dan kekurangannya ini, Anda jadi tahu mengapa banyak pengembang program yang menggunakan salah satu bahasa pemrograman ini. Anda pun jadi tahu apa itu Java dari penjelasan tersebut.

Leave a Comment