Contoh Sistem Informasi Manajemen, Akuntansi, Sekolah Dasar & Kehidupan Sehari-hari

Contoh Sistem Informasi – Di era perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti saat ini, istilah sistem informasi sepertinya sudah bukan hal yang asing untuk didengar. Penerapan dan contoh sistem informasi pun sudah bisa dirasakan manfaatnya di berbagai bidang.

Meskipun sudah banyak contoh sistem informasi yang bisa dirasakan manfaatnya, bahkan sudah sering Anda gunakan, namun ternyata banyak yang belum memahaminya. Masih banyak yang kurang menyadari bahwa segala kemudahan dalam mengakses berbagai hal ini termasuk dalam salah satu contoh perkembangan sistem informasi.

Pengertian Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi

Secara istilah, sistem informasi terdiri dari 2 kata, sistem dan informasi. Sistem memiliki arti kumpulan dari beberapa komponen yang bekerja secara bersamaan. Sementara informasi adalah kumpulan data yang sudah diproses sehingga memiliki nilai guna lebih.

Dari dua makna tersebut, sistem informasi dapat didefinisikan sebagai sebuah sistem yang di dalamnya memiliki kumpulan informasi. Kumpulan informasi tersebut memiliki hubungan operasional terhadap kelompok yang nantinya digunakan untuk mengambil keputusan.

Fungsi Sistem Informasi

Sistem informasi ini berfungsi untuk mengumpulkan kemudian menyebarkan data yang sudah diolah menjadi informasi yang dibutuhkan untuk berbagai kebutuhan. Sistem informasi ini banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan tanpa Anda sadari beberapa hal yang Anda lakukan sehari-hari pun menggunakan manfaat dari adanya sistem informasi ini. Ada banyak contoh sistem informasi yang diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Berikut ini akan dijelaskan lebih dalam.

Contoh Sistem Informasi Kehidupan Sehari-Hari

Contoh Sistem Informasi Kehidupan Sehari-Hari

Ada beberapa contoh sistem informasi yang diterapkan dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, berikut diantaranya :

1. E-Commerce

Belanja online saat ini adalah trend belanja terbaru yang sangat diminati oleh konsumen karena kemudahan dan beragam keuntungan yang didapat. Adanya e-commerce yang memberikan layanan belanja online ini juga menjadi salah satu contoh penerapan sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari.

Saat ini sudah ada banyak sekali e-commerce yang berkembang di Indonesia dan menawarkan beragam layanan yang bervariasi. Ini membuktikan jika sistem informasi berperan penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari.

Cara kerja online shop atau e-commerce ini tidak hanya memudahkan bagi konsumen saja, namun juga bagi para pedagang. Pengguna sistem informasi ini hanya perlu melakukan pencarian barang apa yang akan dibeli, masukkan ke keranjang belanja, proses pembelian, lakukan pembayaran, lalu barang pun akan dikirim.

3. Sistem Layanan Mahasiswa

Masih dari bidang pendidikan, namun kali ini lebih spesifik. Penggunaan sistem layanan mahasiswa yang diterapkan di lingkungan kampus. Sistem layanan ini adalah contoh sistem informasi yang dibuat untuk memudahkan mahasiswa dalam menjalankan kegiatan akademik maupun non akademik di kampusnya.

Baca Juga  Pengertian Socket Processor: Fungsi, Cara Kerja, Jenis dan Gambarnya

Contohnya, dengan adanya sistem layanan mahasiswa ini, mahasiswa sebagai pengguna dapat mengakses informasi kegiatan akademis, informasi nilai, atau kegiatan akademik lainnya. Dari sistem layanan ini, mahasiswa juga bisa mendaftar mata kuliah yang akan diambil setiap semester.

Dengan adanya sistem layanan ini, setiap awal semester dan mahasiswa harus memprogram mata kuliah yang akan diambil dalam satu semester berikutnya, mahasiswa tidak perlu lagi datang ke kampus. Cukup membuka website atau aplikasi yang disediakan pihak kampus dan ikuti instruksi yang diberikan.

4. E-banking

Contoh berikutnya penerapan sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan e-banking. Layanan ini sudah pasti pernah Anda gunakan sebagai pengguna layanan perbankan di Indonesia.

Sistem Informasi ini digunakan oleh lembaga perbankan, dikelola oleh pihak bak terkait yang pastinya memahami penggunaan sistem informasi ini. Cara kerjanya pun mudah dan beragam. Bisa melalui layanan sms banking atau aplikasi mobile banking.

Cara kerjanya yang mudah, bisa diakses dengan perangkat apapun tentu menjadi keunggulan tersendiri bagi nasabah. Dengan adanya sistem informasi di bidang perbankan melalui e-banking ini, nasabah jadi tidak perlu datang ke bank atau ke ATM untuk melakukan transaksi tertentu.

5. Booking Online

Contoh penerapan sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah adanya layanan booking online. Layanan booking online ini juga menjadi layanan yang cukup banyak digunakan saat ini.

Pemesanan yang bisa dilakukan melalui salah satu penerapan sistem informasi ini pun beragam. Mulai dari pemesanan tiket kereta api, tiket pesawat, pemesanan hotel, pemesanan tiket hotel dan berbagai jenis layanan lainnya.

Cara kerjanya sangat mudah, karena pengguna hanya perlu mengakses web atau aplikasi yang menyediakan layanan booking online ini. Pilih apa yang ingin Anda booking secara online, lalu permintaan Anda akan diproses setelah sebelumnya Anda memilih metode pembayaran dan apapun yang Anda booking sudah siap.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Selain penggunaan untuk kehidupan sehari-hari seperti contoh yang sudah dijelaskan sebelumnya, contoh penerapan sistem informasi lainnya adalah di bidang manajemen. Ada banyak contoh sistem yang digunakan dalam rangka perencanaan yang menjadi bagian dari pengendalian internal dalam bisnis.

Baca Juga  Pengertian Firebase: Sejarah, Fungsi, Cara Kerja, Kekurangan dan Kelebihan

Perencanaan dan pengendalian yang dimaksud ini bisa terdiri dari pemanfaatan manusia, dokumen, prosedur dan teknologi dalam bidang akuntansi manajemen. Tujuan penerapan sistem informasi ini adalah untuk memecahkan masalah yang mungkin dialami dalam menjalankan bisnis.

1. Decision Support System (DSS)

Bentuk sistem informasi manajemen yang pertama adalah decision support system. Sistem Informasi ini dibuat untuk membantu para manajer dalam mengambil keputusan dengan cara mengamati lingkungan perusahaan. Contoh penerapannya yang paling sering ditemui adalah melalui adanya link elektronik.

2. Excecutive Support System (ESS)

Bentuk selanjutnya dari sistem informasi manajemen adalah excecutive support system (ESS). Sistem ini sangat bermanfaat karena akan membantu manajer dalam menjalin interaksi dengan lingkungan perusahaan. Dengan bantuan dari grafik dan dukungan komunikasi lainnya, tujuan dari bentuk sistem informasi ini bisa tercapai.

3. Enterprise Resource Planning (ERP)

Contoh sistem informasi manajemen satu ini mungkin belum banyak dikenal. Namun, bagi perusahaan-perusahaan, sistem ini sudah banyak dimanfaatkan untuk memudahkan dalam manajemen bisnisnya.

Fungsi utama dari sistem ini adalah untuk pengawasan dan monitoring atas manajemen perusahaan. Sistem ini kemudian juga terhubung dengan unit lainnya, seperti pemasaran, keuangan, operasional dan unit lainnya. Dengan bantuan sistem informasi ini, maka hal-hal yang biasanya membutuhkan waktu lama untuk dilakukan, kini bisa lebih efektif.

4. Supply Chain Management (SCM)

Contoh selanjutnya pemanfaatan sistem informasi dalam bidang manajemen adalah adanya supply chain management (SCM).

Pada sistem ini, manajemen mendapat manfaat berupa integrasi data-data penting, seperti data produsen, pemasok, suplai hingga data konsumen. Sistem ini umumnya terhubung sistem pembukuan yang terdapat pada software akuntansi.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Penerapan sistem informasi manajemen ini memberikan beragam manfaat dan fungsi. Fungsi yang didapat pun tidak hanya pada pihak manajemen, namun juga mencakup organisasi secara umum dan keseluruhan. Berikut adalah beberapa fungsinya.

  • Meningkatkan Kualitas SDM

Dengan adanya sistem informasi manajemen, maka akan turut meningkatkan kualitas SDM. Hal ini karena unit dari sistem kerja akan lebih sistematis dan terkoordinasi dengan baik.

  • Mempermudah Pengawasan

Fungsi sekaligus manfaat paling utama adanya sistem informasi manajemen ini adalah untuk memudahkan proses pengawasan, pengarahan dan perencanaan kinerja pada departemen yang terhubung dan terkoordinasi. Dengan begitu pengawasan pun jadi lebih mudah.

  • Meningkatkan Produktivitas
Baca Juga  √ Pengertian Microphone: Fungsi, Cara Kerja, Jenis-jenis dan Gambar Mic

Dengan adanya sistem informasi di bidang manajemen ini, maka akan tercipta efektivitas dan efisiensi data yang dikelola dan diolah. Hasilnya pun bisa didapat secara akurat dan real time. Hal ini akan bermuara pada peningkatan produktivitas kerja pula.

Contoh Sistem Informasi Akuntansi

Contoh Sistem Informasi Akuntansi

Ada beberapa contoh sistem informasi yang diterapkan dalam dunia akuntansi, diantaranya adalah :

Contoh 1

Ketika sebuah perusahaan akan mengeluarkan produk baru, maka tidak bisa serta-merta langsung di produksi masal tanpa adanya suatu analisis. Sebab, produk yang dibuat asal-asalan tentu bisa merugikan pihak perusahaan itu sendiri

Nah, disini pihak divisi pemasaran akan berkerjasama dengan Sistem Informasi Akuntansi dalam melihat hasil analisa perkiraan laba yang didapatkan atar produk baru tersebut.

Kemudian bagian Sistem Informasi Akuntansi akan melakukan tugasnya untuk memprediksi terkait biaya produksi dan juga biaya-biaya lainnya termasuk perkiraan pendapatan.

Dari sini divisi pemasaran akan menerima hasil analisa yang akurat sebelum dikeluarkannya sebuah produk baru ke pasaran.

Contoh 2

Sebuah perusahaan sepeda internasional memerlukan data akurat mengenai semua catatan transaksi yang telah dilakukan perusahaan selama setahun.

Dalam kasus ini divisi Sistem Informasi Akuntansi akan membuat sistem yang merekam segala catatan transaksi prusahaan, seperti flowchart pembelian barang, pengembalian barang retur, penjualan barang maupun pengakuan hutang dagang.

Contoh Sistem Informasi Sekolah Dasar

Contoh Sistem Informasi Sekolah Dasar

Pendidikan adalah salah satu lingkup kehidupan sehari-hari yang tidak bisa dilepaskan dari peran sistem informasi. Salah satu contoh penerapan sistem informasi pada sekolah dasar, menengah maupun atas adalah penggunaan Electronic Learning (E-learning).

Contoh penerapan sistem informasi dalam bidang pendidikan ini adalah dengan menerapkan sebuah data yang kemudian diproses lalu disebarkan melalui bantuan teknologi. Penerapan E-learning dalam bidang pendidikan ini membawa banyak manfaat.

Proses belajar mengajar dengan menerapkan e-learning jadi lebih mudah dan cepat. Selain itu, proses pembelajaran dengan e-learning yang diterapkan saat ini terbukti dapat menurunkan penggunaan kertas. Dengan begitu penerapan sistem informasi ini turut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Dari beberapa contoh sistem informasi yang disebutkan di atas, tak bisa dipungkiri lagi jika sistem informasi memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari yang berkaitan langsung dengan kehidupan kita, hingga dalam bidang bisnis seperti yang dijelaskan di atas.

Leave a Comment