PENGERTIAN TELEVISI: Penemu, Sejarah, Fungsi & Gambar Televisi

Pengertian Televisi – Televisi merupakan sebuah media hiburan dan informasi modern yang mulai populer sejak akhir abad ke-20 bahkan sampai sekarang. Pengertian Televisi merupakan sebuah alat yang berfungsi menerima siaran berupa gambar bergerak disertai dengan suara.

Televisi awalnya hanya berupa tampilan hitam putih hingga kini berwarna bahkan sudah banyak televisi dengan teknologi lebih canggih. Misalnya televisi LED dengan berbagai teknologi canggih yang ada di dalamnya.

Pengertian Televisi

Kata Televisi diambil dari bahasa Yunani ‘tele’ yang memiliki makna jauh serta kata ‘visio’ dari Bahasa Latin yang bermakna penglihatan. Dari dua kata tersebut, pengertian televisi dapat diartikan sebagai sebuah alat komunikasi jarak jauh dengan media berupa visual.

Pengertian Televisi Menurut Ahli :

  • Menurut Gregorius, 2000:30, website yaitu kumpulan halaman yang saling terhubung dan file-filenya saling terkait. Website sendiri terdiri dari kumpulan halaman yang dinamakan homepage. Homepage berada pada posisi teratas, dengan halaman-halaman terkait berada di bawahnya. Biasanya setiap halaman di bawah homepage disebut child page, yang berisi hyperlink ke halaman lain dalam website.
  • Menurut Suwanto Raharjo, 2000, website merupakan layanan internet yang paling banyak digunakan dibanding dengan layanan lain seperti ftp, gopher, news bahkan email.
  • Menurut Taufiq Hidayatullah, 2002, website merupakan bagian paling terlihat sebagai jaringan terbesar dunia yaitu jaringan internet.

Sejarah Televisi

Sejarah Televisi

Sebelum televisi dikembangkan, media hiburan dan informasi yang digunakan pada jaman dahulu adalah radio. Sayangnya, media penyampai informasi dan hiburan ini hanya bisa mengirimkan range dengan frekuensi kecil dan berupa suara saja. Setelah itu para ilmuwan mencoba berpikir bagaimana agar informasi tersebut juga bisa dikirimkan dalam bentuk visual dan suara.

Sejarah penemuan televisi tidak bisa dilepaskan dari penemuan dari Joseph May yang menyatakan bahwa cahaya bisa diubah menjadi arus listrik. Gagasan ini juga menjadi awal dari adanya teknologi perekam gambar. Gagasan tersebut kemudian juga dikembangkan hingga ditemukannya selenium kamera. Penemuan inilah yang membuat orang dapat melihat bentuk visualisasi gelombang listrik.

Hingga kemudian pada tahun 1884 Paul Nipkov, seorang ilmuwan asal Jerman berhasil mengirimkan gambar elektronik dalam kepingan logam yang terdiri dari resolusi 18 baris. Penemuan alat oleh Nipkov ini tidak benar-benar bisa dipraktikan sampai adanya teknologi tabung penguat.

Selanjutnya di tahun 1897, CRT (Catode Ray Tube) atau Tabung Sinar Katoda ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun. Penemuan inilah yang menjadi dasar dari teknologi televisi tabung. Di tahun 1925, seorang penemu bernama John Logie Baird menunjukkan cara pemancaran gambar bayangan, yang kemudian diikuti dengan adanya gambar bergerak monokrom di tahun 1926.

Demonstrasi oleh Baird ini secara umum disetujui oleh dunia sebagai demonstrasi pertama televisi. Tahun selanjutnya, yaitu 1927 Baird menemukan sistem perekaman video pertama di dunia, phonovision.

Masih di tahun 1927, Philo Farnsworth berhasil menciptakan sistem televisi pertama yang ada di dunia. Ia menggunakan pemindai elektronik di kedua perangkat, yaitu perangkat tampilan dan pickup. Penemuan ini pertama kali didemonstrasikan pada 1 September 1928 di hadapan pers.

Perkembangan Televisi

Perkembangan Televisi

1. Televisi Pertama

John Logie Baird memperkenalkan televisi generasi pertama, yang mana bentuknya sangat jauh dengan bentuk televisi saat ini. Bentuknya terdiri dari lempengan dalam jumlah banyak, kabel berseliweran dan tabung. Hingga kemudian di tahun 1927, Philo Taylor Farnsworth mengembangkan gagasan dasar kerja TV tabung sampai TV modern.

Di tahun 1939, pemancar televisi pertama dioperasikan di Berlin Jerman. Dengan begitu dunia mulai mengenal visual bernama televisi ini.

2. Televisi di Tahun 1940-an

Di tahun 1940-an, setelah perang dunia berakhir, televisi mulai mengambil alih perhatian masyarakat sebagai media pengganti radio. Kemampuannya memadukan antara suara dan gambar membuatnya dengan mudah diterima. Peter Goldmark, di tahun 1940 juga menciptakan televisi warna yang memiliki resolusi sebanyak 343 garis.

3. Televisi di Tahun 1950-an

Tahun 1950-an sebagian besar masyarakat di seluruh dunia setidaknya sudah memiliki televisi sendiri di rumah. Saat itu, televisi yang digunakan masih berjenis hitam putih, meski televisi berwarna pun sudah dikembangkan.

Bahkan di tahun 1954, TV berwarna sudah mulai ada di Amerika meskipun belum bisa menayangkan gambar berwarna.

Kemudian di tahun 1958, Dr. Glenn Brown mulai menulis sebuah karya ilmiah yang berkaitan dengan televisi. Kala itu ia menulis tentang LCD (Liquid Crystal Display) yang saat ini menjadi teknologi terbaru pada televisi.

4. Televisi di Tahun 1967-1968

Tahun ini televisi berwarna sudah mulai populer dan mengalahkan televisi hitam putih. Ini kemudian juga diikuti dengan siaran TV berwarna yang juga kian bertambah. Di tahun 1964 prototype sel tunggal televisi plasma dikembangkan oleh Donald Blitzer.

James Fergasson di tahun 1967 berhasil menemukan teknik bernama twisted nematic. Teknik ini mampu membuat layar LCD menjadi lebih praktis. Kemudian di tahun 1968, George Heilmeir memperkenalkan layar LCD.

5. Televisi di Tahun 1970-an

Peran televisi semakin kokoh dengan diperkenalkannya teknologi bernama Video Cassette Recorder (VCR). Dengan teknologi ini pengguna bisa merekam siaran dari televisi. Teknologi ini pertama kali diperkenalkan di tahun 1970-an ini.

6. Televisi di Tahun 1980-an

Di tahun ini,  TV kabel dengan saluran berbayar sudah mulai populer di berbagai belahan dunia. Sementara pada 1981, TV NHK dari Jepang memperkenalkan teknologi HDTV yang mendukung resolusi hingga 1.125 garis. Berlanjut di tahun 1987, teknologi OLED dipatenkan oleh KODAK sebagai perangkat display.

7. Televisi di Tahun 1990-an

Pada era ini pilihan televisi semakin beragam. Selain itu, penggunaan teknologi CRT juga mulai berkembang. Teknologi ini memungkinkan TV untuk dibuat dalam ukuran besar, kemudian menggabungkan antara proyektor dan layar dalam satu kotak.

8. Televisi di Tahun 1997-2000

Banyak perkembangan yang terjadi selama era ini. Pada 1997, TV plasma pertama kali dirilis dengan bentuk minimalis dan ramping. Di akhir tahun 1990-an TV LCD ikut bersaing dengan menawarkan kualitas gambar yang lebih baik dari TV Plasma. Lalu di tahun 1998, HDTV pertama diperkenalkan. Sedangkan tahun 1999 menjadi tahun dikenalkannya Digital Video Recorder (DVR).

9. Televisi di Tahun 2000-2007-an

Tahun 2006 adalah tahun pertama TV LED yang berbasis DLP HDTV diproduksi. Teknologi ini memanfaatkan cermin untuk memantulkan cahaya sehingga menghasilkan gambar. Harga TV ini lebih murah dibandingkan LCD TV dan TV Plasma.

10. Televisi Masa Kini

Semakin berkembangnya teknologi, TV pun semakin canggih. Berbagai teknologi dapat ditemukan, seperti teknologi 3D dan TV berlayar cekung yang membuat tampilan semakin tampak nyata.

Fungsi Televisi

Fungsi Televisi

1. Sebagai Alat Penyedia Informasi

Televisi menjadi sarana dalam menyampaikan berbagai informasi yang terjadi di seluruh belahan dunia. Liputan berkaitan dengan massa diolah dalam pengemasan sebuah paket informasi yang kemudian dapat diterima oleh masyarakat.

2. Sebagai Media Edukasi

Televisi juga menjadi media yang digunakan untuk mengembangkan mutu pendidikan. Televisi diharapkan dapat memberikan tayangan yang informatif dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan nilai pendidikan moral serta meningkatkan pengetahuan.

3. Sebagai Kontrol Sosial

Dalam fungsinya sebagai kontrol Sosial, fungsi televisi adalah untuk memberikan gambaran kehidupan sosial yang terjadi di suatu negara. Melalui media ini, masyarakat dapat mengetahui bagaimana kehidupan sosial di sebuah negara diciptakan. Dari sinilah kemudian dapat dilihat perbedaan sosial yang terjadi.

4. Sebagai Media yang Menghubungkan Geografis

Kecanggihan teknologi yang semakin berkembang saat ini turut meningkatkan fungsi televisi. Dengan kecanggihan teknologi tersebut, melalui peran televisi, jarak yang membentang tak lagi terasa. Perbedaan waktu pun tak lagi terlihat, semua bisa diakses dengan cepat dan mudah melalui teknologi ini.

5. Sebagai Sarana Hiburan

Fungsi terakhir dari televisi ini adalah sebagai media hiburan. Televisi memberikan tayangan yang diharapkan dapat menjadi hiburan masyarakat. Namun seiring dengan kebutuhan akan hiburan tersebut, kualitas hiburan yang diberikan juga harus ditingkatkan sehingga hiburan yang diberikan pun tetap berkualitas.

Jenis-Jenis Televisi

Jenis-Jenis Televisi

1. Televisi Tabung

Jenis pertama adalah televisi Tabung. Jenis tv ini menggunakan tabung sebagai tempat untuk proyeksinya sehingga dapat menampilkan gambar. Gambar yang dihasilkan adalah hasil pancaran elektron yang berasal dari proyektor di belakang tabung.

2. Televisi Plasma

Televisi ini adalah tv dengan teknologi layar datar pertama yang ada di dunia. Cara kerja tv ini adalah dengan memanfaatkan sel plasma yang jumlahnya jutaan diantara dua panel layar kaca. TV plasma ini memiliki keunggulan dari segi harga yang lebih terjangkau dan lebih tahan lama.

3. Televisi LCD

Jenis televisi ini menggunakan teknologi Liquid Crystal Display (LCD). TV jenis ini memiliki keunggulan pada pemakaian energi listrik yang lebih hemat. Selain itu, ketajaman warnanya pun lebih baik jika dibandingkan dengan dua jenis TV sebelumnya.

4, TV LED

TV jenis ini adalah jenis TV yang hadir dari perkembangan teknologi LCD, namun dengan keunggulan lebih. TV LED diklaim lebih hemat energi, lebih ramah lingkungan serta kualitas gambar yang dihasilkan pun lebih bagus. Selain itu, masih ada beberapa jenis televisi lain yang terus dikembangkan seiring dengan perkembangan teknologi.

Kelebihan dan Kekurangan Televisi

Kelebihan Televisi :

Televisi tentu memiliki sejumlah kelebihan yang tidak di kalah dengan media elektronik lainnya, yakni 

1. Lebih menarik perhatian

Mengapa menarik, karena televisi bisa menggabungkan gambar visual dan audio secara langsung, sehingga kita sebagai penikmat hanya perlu memilih dan mengganti chanel yang sudah terinstal di televisi. Selain itu saat ini sudah ada banyak sekali Merk dan ukuran yang bisa memanjakan mata kita, kualitas gambar yang dihasilkan=pun juga semakin jernih.

2. Bersifat Langsung dan Update

Dengan televisi kita bisa mendapatkan banyak sekali informasi termasuk berita-berita terkini yang disiarkan langsung dari stasiun swasta tanah air maupun mancanegara. Jadi secara tidak langsung kita juga bisa menambah wawasan dan pengetahuan berkat informasi up-to-date yang disiarkan di televisi

3. Tayangan yang Beragam

Televisi bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Ada banyak sekali tayangan yang di hadirkan mulai dari berita, edukasi, musik, sinetron, film, olahraga dan lain-lain sehingga kita bisa memilih tayangan apa yang kita gemari.

4. Non-Stop

Tayangan televisi tidak mengenal libur atau istirahat. Televisi ini bersifat non-stop dan akan selalu mengahadirkan tontonan yang menarik baik itu pagi, siang, sore ataupun malam.

Kekurangan Televisi :

1. Segmennya Terlalu Luas

Televisi menghadirkan segala jenis tontonan, sehingga kita tidak bisa memfilter apa yang sedang ditayangkan. Demikian ini tentu kita khususnya sebagai orang tua harus bisa mengontrol tontonan bagi anak kita dengan baik.

2. Komunikasi satu arah

Maksudnya, penonton televisi hanya bisa menyimak tayangan yang ditampilkan tanpa bisa memberikan feed-back.

3. Jaringan Penyebaran

Seperti yang kita tahu bahwa tidak semua stasiun televisi bisa kita akses di semua wilayah. Bagi Anda yang mungkin berada di pelosok tentu akan kesulitan mendapatkan jaringan yang bagus sehingga ini tentu akan membatasi saluran stasiun yang bisa tertangkap di perangkat televisi yang kita miliki.

4. Bergantung dengan Listrik

Saat terjadi pemadaman listrik, secara otomatis televisi kita juga tidak bisa digunakan. Hal ini mungin bisa di atasi dengan adanya generator, namun tentu tidak semua rumah memilikinya.


Itulah ulasan lengkap tentang pengertian televisi. Pada dasarnya televisi merupakan perangkat elektronik yang bisa memberikan dampak positif bagi hidup kita, akan tetapi jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan baik tentu bisa sangat merugikan.

0 Shares:
2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like